Rabu, 29 April 2015

Harapan Kita

Alhamdulillah, sgala puji bagi Allah yang telah mengaruniakan kehidupan yang indah bagi kita.

Kehidupan kita begitu banyak rasa, manis asyem asin ramai rasanya..haeesy malah nyanyi..hihi mumpung ketemu momennya...*lol

Serius..serius..jadi begini kawan kali ini aku mau nulis - jiaaah udah kayak rajin posting aja..heuheu maap..- tentang terwujud enggak nya harapan kita.

Setiap hari kita berdoa memohon pada Allah yang Maha Kuasa agar mengabulkan harapan-harapan kita. Harapan yang indah tentunya (indah menurut rasa dan pengetahuan kita) - haiiiyaaaah pake tanda kurung segala....emang ada apa sich dengan rasa dan pengetahuan kita...? ada yg error meror...? bukan nya error tetapi rasa, pengetahuan, dan pandangan kita terbatas. Kita ini manusia yang harus ingat betul kenyataan itu. Sedangkan diatas sana ada Allah yang Maha Kuasa yang tentukan segalanya. Ia yang pengetahuan dan pandangannya tak terbatas, Ia yang menghidup matikan kita, Ia yang paling mengerti takdir terbaik untuk kita semua, Ia yang paling mengasihi dan menyayangi kita.

Harapan kita terkadang tak semua terwujud menjadi kenyataan meskipun kita sudah sekuat tenaga berdoa dan berupaya sebab pada akhirnya Allah lah yang tentukan sgalanya, bukan kita. Sedih saat harapan kita tak menjadi nyata? wajar, kita manusia yang bisa sedih dan gembira.

Memohon pada Allah agar kita mengerti dan memahami takdir yang Ia tentukan adalah upaya doa kita selanjutnya agar kita tetap kuat menjalani segala yang harus kita hadapi serta agar kita tetap berprasangka baik padaNya.

Segala urusan mukmin itu indah: jika diberi nikmat ia bersyukur dan jika ia diberi cobaan ia bersabar dan keduanya adalah baik baginya.

Tetap berdoa dengan penuh prasangka baik padaNya, Allah itu dekat Ia pasti memberikan yang terbaik dan terindah bagi kita.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah menuliskan takdir terbaik bagi kita.



*seperti biasa: ku tulis terutama untuk menasihati diriku sendiri. Semoga bermanfaat juga bagi kawan-kawan pembaca. Aamiin. Met jalani kehidupan mu yang indah kawan.


Cinta

Apa kabar cinta?
Aku rindu
Rindu padamu yang sebenar nurani
Rindu padamu yang sebening pagi
Rindu padamu yang seikhlas matahari

Apa kabar cinta?
Aku rindu
Rindu padamu yang seluas lapang dada
Rindu padamu yang seharap doa
Rindu padamu yang setunduk iman dan taqwa

Apa kabar cinta?
Aku rindu
Rindu padamu yang rindu pada surga dan ridhaNya.

Senin, 23 Maret 2015


|| Biasa wae ra usah berlebihan

Kegembiraan dan kesedihan senantiasa datang silih berganti dalam kehidupan.
Karena, telah menjadi ketentuan bahwa dlm kehidupan kita akan ada suka dan duka. Semua tlah Allah tulis di Lauhul Mahfudz. So sdh jd ketetapan-Nya akan ada masa2 ceria bahagia maupun gundah gulana. Yang menjadi pe er qt hanyalah bagaimana hati n sikap qt menghadapinya. Akan terlampau gembira raya atau terlampau sedih merintih. Oh, keduanya bukanlah sikap yg tepat krn yg tepat adl saat qt mampu bersikap tengah-tengah, bersikap sewajarnya atas apa yg menimpa. Tak perlu terlalu gembira atas apa yg d dpt n tak perlu terlampau sedih atas apa yg luput, ingat sgalanya tlah Allah tulis d Lauhul Mahfudz sana, sdh mjd ketetapan, kita hanya sdg menjalankan.
Bersikap "wasatha" atau tengah-tengah adl hal bijak yg akan membuat qt lbh tenang hati menghadapi sgala kondisi.
"Lhah emang cobaan q niy berat banget lho wajar tho klo aq sedih". Wajar, saat ujian kedukaan dtg ht mjd sedih bhkan sering rasanya bakal tak mampu melewatinya, yg tdk wajar adl jika sedih itu berlebihan, ingat tdk ada hal baik dlm hal yg melampaui batas.
Allah yg Maha Penyayang n Pengasih pada hamba-Nya telah membukakan pintu2 bagi qt utk memohon ampunan, kekuatan, kemudahan dlm menghadapi sgala soalan kehidupan.

Hmmm...jadi, ttp optimis aja yuk jalani kehidupan ini, gembira n sedih sewajarnya aja ;-) .
Surga yg kegembiraannya abadi tlah merindui qt.({})

|| Selamat malam. Semoga selalu teriring berkah pada tiap langkah.

*ku tulis ini terutama utk menasihati diriku sendiri. Semoga bermanfaat juga utk kawan2 semua.aamiin.


Selasa, 23 Desember 2014


Bismillah...
Daun yang jatuh, kemanakah setelahnya...?

Alam semesta beserta seluruh kejadiannya tak ada yang sia-sia, bahkan kejadian seperti daun yang gugur dari pohonnya pun menyimpan makna. Ia bisa menjadi bahan perenungan  bagi orang-orang yang yang berfikir.
Baiklah kawan, kali ini kita tulis aja ya kira-kira bisa kau maknai apa tentang daun yang jatuh gugur dari pohonnya...hmmm...yang mao jawab merapat sini...haha..
Oke, kalian simak, aku yang tulis..hihi..
Setiap daun yang berada pada pohonnya cepat atau lambat akan ada saatnya gugur. Semua gugur. Tak terkecuali. Sama, kehidupan manusia pun juga begitu. Tiap yang bernyawa pasti akan mati. Begitu firman Illahi. Kehidupan kita di dunia tidak ada yang abadi. Namun begitu jangan kau kira setelah mati di dunia kita tak akan dibangkitkan dan dihidupkan lagi.
Setelah kematian manusia di dunia maka akan ada saat hari perhitungan terhadap amal-amal kita di dunia. Banyak amal baiknya? insyaAllah dengan Rahmat-Nya surga abadilah tempat kehidupan berikutnya. Kebahagiaan abadi dengan memandang wajah Illahi, insyaAllah. Namun, jika catatan amal buruk yang lebih berat timbangannya maka neraka menyala yg bahan bakarnya manusia jadi kampung kridupan berikutnya. Naudzubillah.
Alhamdulillah...

Kamis, 04 Desember 2014

Resensi Buku 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula



Bismillahirrahmaanirrahiimi...


RESENSI BUKU “ 7 KESALAHAN FATAL PENGUSAHA PEMULA”

IDENTITAS BUKU

Judul                               7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula
Penulis                            Dewa Eka Prayoga
Penerbit                          Delta Saputra
Jumlah  Halaman           142 Halaman


ULASAN

Memulai bisnis, belajar berwirausaha, merupakan upaya luar biasa untuk menjadikan diri lebih sukses, namun dalam perjalanan menuju sukses itu banyak hal baru yang belum pernah kita jumpai, dan disanalah kemampuan kita menghadapi dengan keputusan serta tindakan yang benar akan teruji.  Hanya saja yang terjadi tidak jarang malah keputusan maupun tindakan yang kita ambil salah dan kemudian merugikan diri kita sendiri.

Dewa Eka Prayoga, seorang pengusaha muda yang telah pernah mengalami kerugian bisnis dalam hitungan milyar rupiah menuangkan rekam jejak perjalanannya menuju sukses dalam sebuah buku unik  berjudul “7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula”. Mengapa buku ini disebut unik? Karena buku ini lebih dari sekedar buku motivasi dan inspirasi, buku ini merupakan sebuah buku introspeksi yang menyadarkan kita tentang 7 kesalahan fatal pengusaha pemula yang sering terjadi namun kerap terlupakan sehingga tak terantisipasi. Rumusan 7 kesalahan fatal ini ditulis berdasarkan pengalaman dan pengamatan penulis. Karena ditulis berdasarkan pengalaman dan pengamatan maka isi buku ini fakta dan nyata. Sebagai contoh, buku ini membahas tentang salah satu kesalahan yang disebut “asal action”, “asal action” dalam bisnis tanpa disertai ilmu yang memadai maka bisa berakibat fatal yang menghancurkan.

Menjadi syukur atas terbitnya  buku ini karena dari sana kita bisa banyak belajar tentang kesalahan-kesalahan yang  tak perlu kita alami dalam perjalanan memulai, merawat, menumbuhkembangkan, serta mempertahankan kesuksesan bisnis kita. Kita tak perlu mengalami sendiri  kesalahan-kesalahan itu karena lewat buku ini kita telah diingatkan dan belajar melalui pengalaman orang lain. Ini memberi rambu-rambu kepada kita semua supaya lebih berhati-hati agar kecelakaan bisnis dapat dihindari.


KELEBIHAN

Buku ini ditulis dengan gaya bahasa sederhana yang komunikatif sehingga tidak njlimet dan mudah difahami untuk kemudian  bisa segera diambil manfaatnya. Buku ini juga disertai dengan gambar ilustrasi yang tak hanya menarik tapi juga menyadarkan.


KEKURANGAN

Terus terang sulit menemukan kekurangan pada buku ini kecuali sampulnya yang tidak hard cover, dan ini pun juga bukan kekurangan fatal. Hanya saja jika buku ini hard cover  maka secara pandang mata  akan terlihat lebih menarik.


Alhamdulillahirabbil ‘aalamiin...

Sabtu, 28 September 2013

Pesan Penolakan

bismillah...
Semoga manfaat.aamiin.
Ditolak. Adakah engkau pernah ditolak oleh seorang yang engkau sudah terlanjur mau padany? Terlanjur engkau harap maksudku...hiks hiks..pasti sedih banget...nyesek banget..ah, padahal engkau begitu tulus ingin mendampinginya berjuang dijalan-Nya. Menangis saja dalam doa - doa mu pada-Nya, mudah - mudahan itu membuatmu lebih lega. Mohonlah pada-Nya agar engkau ridlo pada keputusan-Nya. agar engkau tetap taat pada-Nya, dalam keadaan ringan maupun berat, suka maupun tidak, gembira maupun sedih. Agar Allah yang Maha Kuasa juga ridlo padamu. Itu yang terpenting.

Kemudian merenunglah, coba engkau pahami penolakannya padamu, bahkan ketika ia TIDAK mengajukan alasan apapun tentang penolakannya engkau tetap harus menerimanya, karena itu hak jawabnya, ia berada diluar jangkauan kekuasaanmu, kau tak bisa memaksanya. Seperti juga engkau juga tidak mau kan diprotes ketika pada suatu masa kau pernah menolak seorang yang lain dengan hanya mengatakan "belum sreg".
Namun aku punya pesan padamu yang juga ku pesankan untuk diriku sendiri. Apa? jangan coba - coba menolak dengan alasan yang tidak syar'i. Sulit? Berat? Ah, semoga Allah memudahkan kita dalam taat pada-Nya. aamiin.

Lalu cobalah melihat dari sisi yang ditolak yakni engkau sendiri. Jadikan kejadian ini sebagai bahan untuk merenungkan kembali tentang banyak hal, tentang keseriusan dan kesiapanmu untuk berumah tangga, tentang kepantasanmu, dan tentang niatmu. Semoga  setelah itu kau dapat menguatkan kembali  tekad perbaikan dan pembenahan diri. Percaya dan yakinlah pada-Nya bahwa tidak ada yang sia - sia pada keputusan-Nya untukmu.
Allah yang Maha Kuasa hanya inginkan yang terbaik untuk dunia akhiratmu.

Siapa, kapan, dan dimana kelak jodohmu itu adalah urusan Allah, Ia yang akan mempertemukanmu dengannya. Karena-Nya untuk-Nya dijalan-Nya. Yang menjadi pe er mu adalah  memperbaiki dan membenahi diri, meningkatkan kualitas hidup sebagai hamba yang bertaqwa pada-Nya.

Semoga kelak Allah memberi kebahagiaan di dunia dan di akhirat, surga yang dibawahnya mengalir sungai sungai. Aamiin ya Rabb al 'aalamiin.











Senin, 02 September 2013

Rencana ke Surga #2

Pada bilangan hari-hari yang insyaAllah 'kan kita jalani setelah hari ini, terus berharap hidup bahagia menjadi hal yang wajar dan bahkan menjadi cita-cita yang tak boleh absen pada tiap panjat doa kita pada Yang Maha Kuasa. Tetapi benarkah hidup kita 'kan terus bahagia tanpa coba? Bagi orang-orang beriman ujian dan coba menjadi hal yang begitu difahami sebagai keniscayaan selama nyawa masih bertahan di badan.

"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan (saja) mengatakan, "Kami telah beriman," sementara mereka tidak diuji lagi? Dansungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka. Maka, Allah pun betul-betul mengetahui orang-orang yang benar dan Dia betul-betul mengetahui orang-orang yang berdusta." (Q.S. al Ankabuut: 2-3).

Maka semoga jika ada ujian yang datang kita termasuk orang-orang yang berhasil membuktikan bahwa  pengakuan keberimanan itu tak hanya ada di ujung lidah namun juga kuat  mengakar dalam hati  serta membuah pada sikap dan amal nyata kita.

Dan doa ini menjadi doa yang tak boleh terlewat bgi orang-orang yang cita-cita bahagianya  tidak hanya di dunia tapi juga di surga.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Wahai Tuhan kami! Anugrahkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari api neraka.” (QS. al-Baqarah: 201).