Senin, 23 Maret 2015
|| Biasa wae ra usah berlebihan
Kegembiraan dan kesedihan senantiasa datang silih berganti dalam kehidupan.
Karena, telah menjadi ketentuan bahwa dlm kehidupan kita akan ada suka dan duka. Semua tlah Allah tulis di Lauhul Mahfudz. So sdh jd ketetapan-Nya akan ada masa2 ceria bahagia maupun gundah gulana. Yang menjadi pe er qt hanyalah bagaimana hati n sikap qt menghadapinya. Akan terlampau gembira raya atau terlampau sedih merintih. Oh, keduanya bukanlah sikap yg tepat krn yg tepat adl saat qt mampu bersikap tengah-tengah, bersikap sewajarnya atas apa yg menimpa. Tak perlu terlalu gembira atas apa yg d dpt n tak perlu terlampau sedih atas apa yg luput, ingat sgalanya tlah Allah tulis d Lauhul Mahfudz sana, sdh mjd ketetapan, kita hanya sdg menjalankan.
Bersikap "wasatha" atau tengah-tengah adl hal bijak yg akan membuat qt lbh tenang hati menghadapi sgala kondisi.
"Lhah emang cobaan q niy berat banget lho wajar tho klo aq sedih". Wajar, saat ujian kedukaan dtg ht mjd sedih bhkan sering rasanya bakal tak mampu melewatinya, yg tdk wajar adl jika sedih itu berlebihan, ingat tdk ada hal baik dlm hal yg melampaui batas.
Allah yg Maha Penyayang n Pengasih pada hamba-Nya telah membukakan pintu2 bagi qt utk memohon ampunan, kekuatan, kemudahan dlm menghadapi sgala soalan kehidupan.
Hmmm...jadi, ttp optimis aja yuk jalani kehidupan ini, gembira n sedih sewajarnya aja ;-) .
Surga yg kegembiraannya abadi tlah merindui qt.({})
|| Selamat malam. Semoga selalu teriring berkah pada tiap langkah.
*ku tulis ini terutama utk menasihati diriku sendiri. Semoga bermanfaat juga utk kawan2 semua.aamiin.
Langganan:
Postingan (Atom)