Senin, 02 September 2013

Rencana ke Surga #2

Pada bilangan hari-hari yang insyaAllah 'kan kita jalani setelah hari ini, terus berharap hidup bahagia menjadi hal yang wajar dan bahkan menjadi cita-cita yang tak boleh absen pada tiap panjat doa kita pada Yang Maha Kuasa. Tetapi benarkah hidup kita 'kan terus bahagia tanpa coba? Bagi orang-orang beriman ujian dan coba menjadi hal yang begitu difahami sebagai keniscayaan selama nyawa masih bertahan di badan.

"Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan (saja) mengatakan, "Kami telah beriman," sementara mereka tidak diuji lagi? Dansungguh Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka. Maka, Allah pun betul-betul mengetahui orang-orang yang benar dan Dia betul-betul mengetahui orang-orang yang berdusta." (Q.S. al Ankabuut: 2-3).

Maka semoga jika ada ujian yang datang kita termasuk orang-orang yang berhasil membuktikan bahwa  pengakuan keberimanan itu tak hanya ada di ujung lidah namun juga kuat  mengakar dalam hati  serta membuah pada sikap dan amal nyata kita.

Dan doa ini menjadi doa yang tak boleh terlewat bgi orang-orang yang cita-cita bahagianya  tidak hanya di dunia tapi juga di surga.

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَ فِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَ قِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Wahai Tuhan kami! Anugrahkanlah kepada kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta peliharalah kami dari api neraka.” (QS. al-Baqarah: 201).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar